Branding Sosmed: Dokumentasi, Bukan Kreasi
Berhenti pusing bikin konten 'aesthetic'. Mulailah mendokumentasikan keseharian usaha Anda yang jujur.

"Aduh, saya gak jago desain." "Saya gak punya kamera bagus." Ini alasan klasik UMKM takut main sosmed.
Insight: Era Authenticity (Keaslian)
Di tahun 2020-an ke atas, orang sudah muak dengan iklan yang terlalu sempurna dan dipoles. Orang merindukan Realitas.
Gary Vaynerchuk, guru marketing dunia, punya mantra: "Document, Don't Create".
Apa yang Harus Diposting?
Jangan pusing bikin poster promo. Dokumentasikan saja proses Anda:
- Video singkat saat Anda memilih bahan baku segar di pasar subuh.
- Foto berantakannya dapur saat preparing pesanan (menunjukkan kesibukan = social proof).
- Cerita kesalahan pesanan hari ini dan bagaimana Anda memperbaikinya (menunjukkan tanggung jawab).
Konten "Dibalik Layar" (Behind the Scene) ini membangun koneksi emosional yang jauh lebih kuat daripada poster diskon 50%.



